loader image

Mengenal Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan)

Dibandingkan dengan depresi, istilah anxiety disorder mungkin masih asing di telinga Anda. Secara garis besar, anxiety disorder merupakan gangguan suasana perasaan seperti depresi, sering ada bersamaan dengan depresi, dan bila tidak segera diatasi maka berpotensi memburuk seiring berjalannya waktu. Jika tidak ditangani dengan baik, anxiety disorder dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hubungan Anda dengan orang-orang terdekat, bahkan dengan pasangan dan anak-anak Anda sendiri.

Penyebab dan gejala Anxiety Disorder

Dibandingkan dengan depresi, istilah anxiety disorder mungkin masih asing di telinga Anda. Secara garis besar, anxiety disorder merupakan gangguan suasana perasaan seperti depresi, sering ada bersamaan dengan depresi, dan bila tidak segera diatasi maka berpotensi memburuk seiring berjalannya waktu. Jika tidak ditangani dengan baik, anxiety disorder dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hubungan Anda dengan orang-orang terdekat, bahkan dengan pasangan dan anak-anak Anda sendiri.

 Anxiety disorder bisa dikenali melalui beberapa gejala berikut ini: 

  • Kesulitan untuk berpikir dan berkonsentrasi.
  • Sulit tidur selama berhari-hari, berminggu-minggu (atau lebih lama dari itu). Seringnya, gangguan tidur ini dipicu oleh perasaan khawatir tanpa sebab.
  • Mengalami ketegangan di otot, seperti otot rahang yang mengeras, otot tangan, otot perut, dan lainnya. Kondisi ini umumnya akan disadari setelah beberapa hari.
  • Mengalami serangan panik tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini kerap disertai dengan keluarnya keringat dingin, jantung berdebar, mual, rasa ingin pingsan, dan nyeri di bagian perut atau dada.
  • Perasaan cemas, takut, dan khawatir yang berlebihan dan tidak wajar untuk sebagian besar waktu.
  • Adanya kesulitan untuk mengontrol kecemasan yang berlebihan tersebut.
  • Muncul perubahan perilaku dan kesulitan untuk menjalankan aktivitas maupun fungsi dalam kehidupan.
  • Merasa gelisah tanpa sebab dan mudah lelah.

Dalam kondisi puncak kecemasan, Anda mungkin dapat mengalami serangan panik tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini ditandai dengan keluarnya keringat dingin, jantung berdebar, sulit bernapas, mual, rasa ingin pingsan, nyeri di bagian perut atau dada, rasa kehilangan kontrol diri, dan mendadak lemas hingga pingsan.